Everyone can write, Everyone has their opinions

Text Widget

quotes Yane likes


"leave something for someone but dont leave someone for something"— Enid Blyton


Tipe Jaringan dan Topologi Jaringan


Berdasarkan metode pengaksesan data, Tipe Jaringan Komputer terbagi menjadi dua, yaitu :Jaringan Peer to Peer dan Jaringan Client Server. Berikut ini adalah Penjelasan dari Tipe Jaringan Komputer :


1Jaringan Peer to Peer


Jaringan Peer to Peer adalah jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Jaringan Peer to Peer memperbolehkan pemakai membagi resources dan file pada komputer mereka serta mengakses shared resources yang ada pada komputer lain. Pada Jaringan Peer to Peer tidak mempunyai file server atau sumber manajemen yang terpusat. Dalam Jaringan Peer to Peer semua komputer di perlakukan sama, mereka semua mempunyai kemampuan yang sama untuk menggunakan resources yang tersedia pada jaringan. Jaringan Peer to Peer di tujukan bagi Local Area Network (LAN) kecil sampai menengah.


Keuntungan dari Peer to Peer :
  • Murah, Karena tidak memerlukan server.
  • Instalasi mudah di lakukkan.
Kerugian dari Peer to Peer :
  • Desentralisasi - Tidak ada posisi sentral untuk file dan aplikasi.
  • Keamanan - Tidak ada Keamanan pada Jaringan.
2Client Server


Client Server adalah jaringan komputer dimana jaringan ini memiliki satu buah server dan selebihnya bertindak sebagai client. Client Server merupakan Jaringan yang memperbolehkan jaringannya untuk memusatkan fungsi dan aplikasi dalam satu atau lebih file server. File server menjadi jantung dari sistem, menyediakan akses dan resources dan menyediakan keamanan. Individual workstation (client) memiliki akses ke resources yang tersedia pada file server. Untuk menggunakan Jaringan Client Server diperlukan sebuah media perantara berupa hub/switch.

Keuntungan dari Client Server :
  • Terpusat - resource dan keamanan data terkontrol melalui server.
  • Mempunyai skala - Satu atau semua elemen bisa di ganti bergantung pada kebutuhan.
  • Fleksibel - Teknologi baru dengan mudah dapat di integrasikan ke dalam sistem.
  • Interoperability - semua komponen (client/jaringan/server) bekerja bersama-sama.
  • Mudah di akses - Server dapat di akses dari jauh dan melewati multiple platform.
Kerugian dari Client Server :
  • Harga/biaya - Memerlukan investasi awal yang lumayan besar.
  • Perawatan - Jaringan besar akan membutuhkan seorang staf untuk mengefisienkan operasi

Topologi Jaringan :
Yaitu, bagaimana simpul dalam jaringan saling dihubungkan
· Titik ke titik
Paling sederhana, kedua simpul setingkat.
· Multi Drop
Sebuah simpul memulai & mengendalikan jaringan. Simpul pengatur -> primary
stasiun Simpul lain -> secondary stasiun Primer secara berkala merechek
secondary, hemat hardware, lambat, bergantung pada primer.
· Bus
Mirip multidrop, semua simpul berkedudukan sama, jaringan tidak bergantung
pusat.
· Star
Kontrol dipusatkan, semua link harus melalui pusat, gabungan titik ke titik dan
multidrop.
· Tree
Disebut Multi Level Hierarchical Network, punya tingkatan simpul, simpul paling
tinggi mengatur yang lain, jaringan bergantung pada pusat
· Ring
Hubungkan berbentuk lingkaran, setiap simpul berkedudukan sama.
· Hybrid
Kombinasi topologi yang memungkin.

Leave a Reply

Link List

Recent Posts

Search This Blog

Loading...